get app
inews
Aa Text
Read Next : BPC Batu Bara Apreaiasi Pj Bupati, Polres Batu Bara Pilkada 2024 Berjalan Damai

Gawat Pak Presiden! Perbaikan Tanggul Dalu-Dalu Senilai 11 Milyar Lebih Sudah Kopak-Kapik Berantakan

Selasa, 25 Maret 2025 | 15:45 WIB
header img
Foto, Rano Nainggolan dan Perbaikan Tanggul Dalu-Dalu Senilai 11 Milyar Lebih Sudah Kopak-Kapik Berantakan. iNewsAsahanRaya.id/Fadly Pelka.

BATU BARA, iNewsAsahanRaya.id - Tadinya warga yang berada di 4 desa yakni, Desa Suka Raja, Desa Aras, Desa Limau Sunde dan Desa Suka Ramai, Kecamatan Air Putih sudah bergembira.  Karena tanggul sungai Dalu-Dalu yang nyaris jebol itu sudah mulai diperbaiki.

Namun rasa gembira itu kini mulai berubah menjadi rasa cemas karena melihat hasil perbaikan tanggul yang dikerjakan oleh CV. Razasa Agung yang menelan dana senilai 11 Milyar lebih, kini tampak sudah mulai kopak-kapik dan berantakan.

Pasalnya selama 3 bulan pasca selesainya perbaikan, kondisi besi penahan bangunan tanggul tersebut terlihat sudah miring dan cor beton panjang pengunci besi penahan air yang ditanam juga sudah banyak mengalami keretakan, diduga akibat campuran semen tidak standart ataupun akibat terlalu cepat membuka peranca awal dari cor-coran beton tersebut. 

Perbaikan tanggul  ini semakin kuat diduga asal jadi, pasalnya tanah uruq pada tanggul ini diduga tidak dipadatkan dengan alat berat pemadat seperti Bomag, Woles dan lainnya. Sehingga kepadatan tanggul tersebut diduga tidaklah kuat dan maksimal ketika nantinya menahan terjangan air sungai ketika banjir.

Ditambah lagi bantaran sungai yang merupakan penahan tanggul ini harusnya ditimbun dengan material tanah uruq namun malah ditimbun dengan material pasir dan diduga daya tahan dan tingkat kepadatannya sangat berkurang.

Setelah kondisi diatas viral di pemberitaan media televisi dan media online, barulah para pekerja tanggul mulai menimbun bantaran sungai dengan material tanah uruq. 

Awalnya Rano Nainggolan salah satu pekerja CV. Razasa Agung berjanji akan mengeruk kembali material pasir yang ditimbun pada bantaran sungai.  Karena hanya bersifat sebagai penahan besi untuk sementara waktu saja, eh ternyata hingga perbaikan tanggul selesai bantaran sungai yang ditimbun pasir ini bukannya dikeruk kembali namun malah ditimpa dengan tanah uruq, seolah olah agar timbunan tersebut terlihat murni menggunakan material tanah uruq.

Ketika dikonfirmasi iNewsAsahanRaya.id via Whats app, Rano Nainggolan selaku pekerja membenarkan bahwa kondisi cor beton banyak mengalami keretakan.

"iya bg, amanlah itu bg, besok kita jumpa ya bg" 

Selanjutnya ketika dikonfirmasi ulang via telpon dengan beberapa pertanyaan dari iNewsAsahanRaya.id, Rano justru lebih memilih bungkam dan menolak memberikan klarikasi dan hanya sedikit berkata.

"jumpala dulu jumpa jumpa kita yuk berdua aja skrg, bukan cakapmu kayak apa kuliat a.., kau bukan penyidik, uda jumpa aja kita, tutup Rano, Senin (24/03/2020).

Melihat kondisi dan cara kerja yang asal jadi seperti diatas, perbaikan tanggul senilai 11 milyar lebih, yang dikerjakan oleh CV. Razasa Agung ini diduga kuat berindikasi aroma korupsi.

Selanjut warga meminta kepedulian dan keberanian Aparat Penegak Hukum seperti Polres dan Kejari Batu Bara, Polda dan Kejatisu Sumatera Utara hingga Polri dan Kejagung agar mengusut tuntas proyek asal jadi ini.

Editor : Mohd Fadly Pelka

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut