Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Wanita Ini Rekam Hubungan Badan dengan Tokoh Berpengaruh Lalu Diperas   
Advertisement . Scroll to see content

Calon Pengantin Wanita Diperkosa Tetangga, Malah Disuruh Bayar Denda Rp186 Juta

Selasa, 06 September 2022 | 17:06 WIB
  • author Iwan Obot
Calon Pengantin Wanita Diperkosa Tetangga, Malah Disuruh Bayar Denda Rp186 Juta
Foto, Ilustrasi wanita diperkosa. iNewsAsahanRaya.id/Ist.

BHILAWARA, iNewsAsahanraya.id - Hati siapa yang tak hancur melihat kisah pilu seorang wanita diperkosa tetangga jelang pernikahan terjadi di Bhilwara, Rajasthan, India. Mirisnya mertua korban memaksanya untuk tes keperawanan.

Peristiwa pilu ini menimpa gadis muda berusia 24 tahun. Korban yang tak lolos tes keperawanan yang diadakan Panchayat (pemangku adat) pun dipukuli calon mertuanya.

Nahasnya, mertuanya juga menyuruh Panchayat meminta keluarganya membayar Rs10 lakh atau sekitar Rp186 juta. Pengantin, yang namanya tidak disebutkan, akhirnya melaporkan mertuanya kepada polisi pada Sabtu lalu.

Dalam Laporan Informasi Pertama (FIR) di kantor polisi, dia menuduh terlapor memaksanya untuk menjalani tes keperawanan pada hari pertama pernikahannya pada 11 Mei 2022, di Bhilwara.

Dalam FIR, dia menuduh sang suami dan keluarga suami menyerangnya setelah dia gagal dalam tes keperawanan.

Mereka mengadakan Khap Panchayat (forum pemangku adat) di sebuah kuil lokal pada tanggal 31 Mei yang meminta keluarganya untuk membayar Rs10 lakh.

Polisi mengatakan wanita itu mengatakan kepada mertuanya bahwa dia telah diperkosa oleh seorang tetangga beberapa sebelum pernikahannya. Bahkan kasus pemerkosaan itu sudah diajukan di kantor polisi Subhash Nagar.

Petugas kantor polisi, Aayub Khan, mengatakan telah menyelidiki masalah tersebut setelah ramai diberitakan media lokal dan sebuah kasus diajukan terhadap mertuanya pada hari Sabtu. Wakil Inspektur Mandal, Surendra Kumar, mengatakan wanita itu adalah korban Kukadi Pratha (ritual purifikasi), yang lazim di kalangan anggota komunitas setempat.

"Ini adalah kejahatan sosial yang dikenal sebagai Kukadi Pratha di Rajasthan," katanya.

"Laporan faktual telah diserahkan dan sebuah kasus terdaftar dalam masalah ini," ujarnya, seperti dikutip Indian Express, Selasa (6/9/2022).

Editor: Mohd Fadly Pelka

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut